Senin, 29 Januari 2018

ADA BUS YANG LAIN

Suatu malam saat sedang hujan saya  sedang menunggu bus di sebuah halte.
Tak lama saya melihat seorang perempuan tua turun dari sebuah bus kemudian berjalan perlahan mendekati saya  dan berdiri tepat di sisi saya...

Setelah berdiam beberapa saat, saya  memberanikan diri untuk  berbicara kepadanya :

"Ibu, mau kemana ?"

"Saya ingin ke Matraman, nak" jawab nenek itu.
                  
"Loh ? Bus yang tadi ibu naiki kan menuju Matraman.
Kenapa ibu turun di sini?", tanya saya

Setelah berpikir beberapa  saat, akhirnya ibu itu menjawab:
"Nak, di bus tadi ada seorg pemuda cacat.
Tak seorang pun menawarkan tempat duduk kepadanya dan saya tahu bahwa dia akan merasa malu kalau seorang ibu tua seperti saya berdiri untuknya.

Karena itu saya ber-pura2 sudah waktunya untuk turun, agar dia dapat duduk dan tidak merasa malu.
Bagi saya kan masih bisa menunggu bus lain."

Saya terperangah mendengar jawaban seperti itu dari seorang perempuan yang sudah tua.

Berbuat baik tidaklah harus kaya tetapi tanpa pamrih & dengan ketulusan.

Berbuat baik itu tidak memandang usia, status, harta, pangkat.        

Berbuat baik itu cukup kalau bisa membuat orang lain bahagia dan hidup lebih baik.

Meskipun kita miskin harta tapi kita masih punya senyum, tenaga, pemikiran, waktu & telinga untuk berbuat dan menjadi pendengar yang baik.

SAAT nya kita harus punya rasa peduli

LAKUKANLAH KEBAIKAN DENGAN KEIHKLASAN YANG TULUS

SETIAP KEPEDULIANMU AKAN SELALU MEMBUAT DADAMU SERASA PENUH

Kepedulian & niat untuk berbagi akan membuat batin kita selalu bahagia & tentram.

0 komentar:

Posting Komentar